Kamu Para Orangtua Baru, Sudah Tahu Belum Caranya Menjemur Bayi?

Pahami demi kesehatan si kecil!

Kamu Para Orangtua Baru, Sudah Tahu Belum Caranya Menjemur Bayi?www.pixabay.com

Sudah menikah atau belum kamu pasti pernah mendengar kebiasaan menjemur bayi. Bayi yang baru lahir lazim dijemur di pagi hari selama beberapa menit oleh orang tua mereka. Sebenarnya ini bukan tanpa penjelasan ilmiah atau mitos belaka lho. Menjemur bayi di sinar matahari memang punya manfaat bagi buah hati mereka.

IDN Times berkesempatan untuk tanya jawab dengan dokter spesialis anak, dr. Klara Yuliarti, SpA tentang serba-serbi atau cara menjemur bayi nih. Jika kamu adalah calon orangtua baru atau baru saja memiliki anak, kamu perlu tahu cara yang tepat. Pengetahuan ini juga berguna meskipun kamu belum dikaruniai momongan, bisa jadi bermanfaat untuk masa depan atau adik kecilmu di rumah.

Sinar matahari pagi dalam jumlah yang proporsional dibutuhkan bayi untuk mengaktifkan produksi vitamin D dalam tubuh.

mother-84628-960-720-e3227217d221810fd13cd969baa7d51f.jpgwww.pixabay.com

Menjemur bayi di bawah sinar matahari memang punya manfaat ilmiah dan bukan berdasarkan mitos belaka. Matahari pagi diperlukan untuk memicu produksi vitamin D dalam tubuh.

Vitamin D memang bisa didapatkan dari bahan makanan namun jumlahnya tak banyak. Jadi sinar matahari pagi dibutuhkan untuk memecah dan mengaktifkan vitamin D yang terdapat dalam jumlah besar di kulit manusia. Vitamin D penting untuk perkembangan tulang dan gigi anak lho.

Namun, ternyata sinar matahari pagi tidak untuk mencegah penyakit kuning pada bayi lho!

baby-499976-960-720-9b66ddb93b94554fc81c2ed2e7de0880.jpgwww.pixabay.com

Kamu mungkin lebih akrab dengan anggapan bahwa menjemur bayi dibutuhkan untuk mencegah penyakit kuning, padahal pada kenyataannya hal ini gak benar. Menurut Dokter Klara gelombang sinar matahari pagi berbeda dengan gelombang sinar biru (blue light) yang mampu memecah bilirubin pada bayi penderita penyakit kuning. Prosedur blue light sendri harus dilakukan di rumah sakit dengan fasilitas memadai.

Namun tenang saja, 50 sampai dengan 70% bayi akan mengalami kuning, tetapi gak semua kondisi kuning pada bayi harus diberi tindakan. "Yang patut waspadai adalah ketika bayi mengalami kondisi kuning dalam kurun waktu di bawah 24 jam setelah lahir." jelas Dokter Klara.

Baca juga: Wanita Bisa Hamil Tanpa Seks? Ini Jawaban Ilmiahnya!

Waktu yang tepat untuk menjemur bayi adalah pada pukul 07.00 sampai 08.00 pagi & dalam kurun waktu 10 sampai 30 menit saja.

newborn-1328454-960-720-30cc3624614e9982d70df40a9857e4d1.jpgwww.pixabay.com

Tidak sembarang waktu bisa dipakai untuk menjemur bayi di bawah sinar matahari. Bayi disarankan untuk berjemur di pagi hari sebelum pukul 8. Alasannya karena intensitas sinar matahari sebelum pukul 8 sudah cukup untuk melakukan fungsinya, namun belum terlalu panas. Setelah pukul 8, matahari terlalu terik dan dapat menyakiti kulit sang bayi.

Durasi yang dibutuhkan untuk menjemur bayi juga tidak perlu terlalu lama. Cukup 10 sampai 30 menit, tergantung kondisi kulit anak. Bila sudah kemerahan bisa segera disudahi. Untuk menjemur bayi gak perlu pernak-pernik khusus seperti sunglasses bayi, karena si kecil tentu sudah punya refleks untuk menutup mata saat kesilauan.

Namun yang perlu diingat jangan hanya menjemur satu sisi badannya saja, harus rata seimbang semua bagian tubuhnya ya. Nah sekarang sudah tahu 'kan, cara menjemur bayi yang baik dan benar? Semoga buah hatimu sehat selalu ya!

Baca juga: 9 Mitos Bikin Hamil yang Pernah Kamu Percayai Semasa Kecil

Read More
Tania
EditorTania
Line IDN Times
ARTIKEL REKOMENDASI